Mujahid adalah pribadi yang telah melakukan PERSIAPAN MATANG dan telah tenggelam memikirkan MISINYA. Pikiranitu telah memenuhi seluruh jiwa dan segenap dinding hatinya. Ia selalu BERFIKIR, SERIUS dan SIAGA. Bila diseru ia segera menyambutnya, dan bila ada ajakan ia penuhi ajakan itu. Diamnya, jalannya, bicaranya, perkataannya, kesungguhannya dan permainannya tidak melanggar arena da’wah yang telah ia persiapkan untuk terjun di dalamnya.
Ia tak memiliki obsesi lain kecuali MISI DA’WAH yang telah menjadi MISI HIDUPNYA dan BERJIHAD DI JALAN itu. Guratan wajahnya, pancaran matanya, lisannya menunjukkan apa yang telah bergolak dalam hatinya dari keseriusan yang telah melekat dan gelegak jiwa yang terpendam. Hatinya terisi oleh tekad yang bersih, kepentingan tinggi serta tujuan jauh kedepan.
(Qs. Al Maaidah : 2)
“ Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.
Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.
Dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui “
(QS. Al-Baqarah : 261)
“ Mu’min yang kuat lebih Allah cintai daripada mu’min yang lemah “
(HR.Muslim)
“ Sesungguhnya Allah suka kepada hamba-Nya yang bekerja dan terampil.
Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya,
maka ia sama dengan pejuang di jalan Allah “
(HR. Ahmad)
“ Sejahtera adalah nilai tambah yang dilipat gandakan. Buatlah nilai tambah dan kemunikasikan dengan
orang yang tepat, sebanyak mungkin, secara cepat, sedini mungkin dan dengan cara yang tepat.
Menjadi orang kaya adalah mudah, sebab yang sulit adalah menjadi orang kaya yang shalih.
Mulailah dari diri sendiri, dari hal yang terkecil dan mulai saat ini …”
(KH. Abdullah Gymnastiar)
“ Kalau A adalah sukses dalam dalam hidup, maka A = X + Y + Z, X adalah bekerja,
Y adalah bermain dan Z adalah tidak banyak bicara… “
(Albert Einstein)
Yang penting adalah siapa dirimu, berjuanglah dan kau akan menjadi seseorang.